1 Miliyar Shalawat Nariyah, Untuk Keselamatan Bangsa

 

Beritatransparansi.com, Lampung Tengah, Kegiatan yang di canangkan oleh Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) pusat yang di dilaksankan di sembilan titik di indonesia salah satunya adalah di provinsi Lampung tepatnya di pondok daru sa’adah Kabupaten Lampung Tengah. Kegiatan ini merupakan peringatan hari santri nasional esok yang bertema 1 miliyar shalawat nariyah, untuk keselamatan bangsa. yang di laksanakan malam Sabtu (22/10/16).

 

Kegiatan di Lampung sendiri bukan hanya di laksanakan di ponpes daru sa’adah berdasarkan keterangan panitia yang di jelaskan oleh anggota DPR RI Komisi V  fraksi partai PKB Drs.h. Musa zainnudin. Di Lampung ada 6000 titik yang melakukan shalawat nariyah dan puncaknya esok yang akan dilaksanakan upacara sumpah santri di lapangan Madrsaah Daru Sa’adah Lampung Tengah.

 

Dalam acara di hadiri oleh seluruh warga NU diantaranya, KH. Mujib Qulyubi wakil Khatib Syuriah PBNU, KH. Muhsin Abdillah, pejabat Rois Syuriah PWNU Provinsi Lampung yang juga pimpinan Pondok Pesantren Darussa’adah Gunung Sugih Lampung Tengah, Drs. Hi. Musa Zainuddin, anggota DPR-RI dari fraksi PKB, Brigjend Pol. Denny Gabriel, Kepala BIN Daerah Lampung, KH. Soleh Bajuri, S.Hi, M.Hi,  Ketua PWNU Provinsi Lampung, dan DR. KH. Khairuddin Tahmid, Ketua Umum MUI Provinsi Lampung

 

Danrem 043 garuda hitam Lampung Kolonel kav. Supriyatna S.Ip., M.M memberikan sambutan Acara dilakukan di seluruh tempat indonesia dengan tujuan agar bangsa Indonesia selalu dalam keadaaan damai tenang dan aman.

Supriyatna mengajak kepada masyarakat untuk wajib menjaga kerukunan umat islam dalam rangka meningkatkan kesatuan dan persatuan yang saat ini sedang digoyang dan diganggu. “Tapi karena indonesia merupakan negara islam terbesar di dunia maka mari tingkatkan ukuah islamiah dengan saling menghormati antar umat beragama maka stabilitas negara Indonesia akan dapat ditingkatkan dan tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya.
Hari ini adalah hari santri putra dan putri di Indonesia yang Ke 2 dan puncak dari kegiatan tahun ini adalah pada 22 Oktober yaitu apel dan pembacaan sumpah santri se-Indonesia di Monas dan dipimpin langsung oleh Kapolri.

 

“Kiyai pada zaman dulu berperan dalam merebut kemerdekaan Indonesia, melalui pembacaan sholawat-sholawat dan doa yang dikirim kepada para pejuang agar menjadi kekuatan untuk merebut kemerdekaan. Negara dan agama ialah sesuatu rangkaian yg saling membutuhkan, negara membutuhkan agama islam dan islam juga membutuhkan negara Indonesia. Terang KH. Mujib Qulbi wakil khatib syuriah PBNU.
Hari ini NU seluruh Indonesia melaksanakan pembacaan 1 milyar Shalawat Nariah, bahkan dari data yang didapat sudah lebih target, hingga mencapai 1,6 milyar. Untuk Provinsi Lampung sudah mencapai 27 juta Shalawat Nariah, yang dibacakan disemua Pondok Pesantren di Lampung. “Dengan pembacaan 1 milyar Sholawat Nariah maka negara Indonesia akan lebih baik, aman dan sejahtera serta pemimpinnya akan menjadi pemimpin yang bisa kita harapkan dan andalkan untuk dapat mensejahterakan masyarakat Indonesia,” tutup ketua PWNU Provinsi Lampung KH. Sholeh Bajuri. (angga/red)