Karya Tulis Ilmiah Tantangan Ulama Jaman Now

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten gelar seminar dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang bertema Literasi Media Bagi Ormas-Ormas Islam di Aula Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Banten, Selasa (14/11).
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten gelar seminar dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang bertema Literasi Media Bagi Ormas-Ormas Islam di Aula Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Banten, Selasa (14/11).

SERANG – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten gelar seminar dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang bertema Literasi Media Bagi Ormas-Ormas Islam di Aula Sekretariat Daerah Pemerintah Provinsi Banten, Selasa (14/11).

Sekretaris Umum MUI Kota Serang Amas Tadjuddin menyatakan bahwa kegiatan ini untuk menambah khasanah literasi ke ilmuan yang lebih luas. “ini merupakan momentum penting dalam menambah literasi agar dapat meningkatkan keilmuan kita.”,ujar Amas saat di lokasi seminar.

Literasi media, menurut Amas, adalah hal sangat penting bagi ormas Islam untuk melakukan pembuatan, analisa dan konstruksi sebuah pemberitaan agar bermanfaat bagi masyarakat bukan sebaliknya menjadi berita hoax dan Fitnah.

Dikatakan Amas, Syeikh Nawawi Al Bantani Tanara merupakan sosok ulama yang dapat dijadikan contoh bagi para ulama karena memiliki keahlian menulis dan membaca atau disebut karya literasinya sangat mendunia.

“Seperti Syeikh Nawawi Al Bantani Tanara, keahliannya dalam menulis dan membaca atau disebut karya literasinya sangat mendunia dalam berbagai bidang disiplin ilmu seperti fiqh, tafsir, taswauf, nahu-shorof (gramatika arab) dan lain-lain, hal tersebut wajib menjadi acuan dan tantangan bagi ulama jaman now”, kata Amas.

Senada dengan Ketua MUI Banten Dr. KH. AM Romly, dalam sambutannya mengatakan bahwa seberapa pentingnya literasi media bagi para ulama. “literasi media guna mencegah atau menangkal informasi yang bersifat hoax, fitnah dan ujaran kebencian, dalam rangka mempersatukan umat,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil menteri luar negeri Abdurrahman M. Fachir menyatakan bahwa mengutif al Quran Surat Al Baqoroh tentang penciptaan manusia bersuku suku berbangsa bangsa adalah dasar inspirasi dari konstitusi UUD 1945 dalam wujud politik luar negeri bebas aktif.

Kegiatan seminar dan rakerda ini, tambah Fachir adalah untuk menyusun program kerja tahunan sebagai bentuk partisipasi para ulama sebagai khadimul ummah diantaranya menjaga akidah dan ukhuwah islamiyah, wasilah (perantara), wasithoh (penengah), tawasuht demi kepentingan umat-umat.

“sesungguhnya pendiri bangsa adalah ulama yang telah berfikir jauh bagi kehidupan masa depan RI yang harmonis”, ujar Fachir yang mengutip Al-Quran. (bt)

Beri rating artikel ini!