PTA Lampung Sambut Baik Kedatangan DPW APSI Lampung

img-20161021-wa0047Beritatransparansi.com, Bandar Lampung – Hermawan selaku ketua DPW APSI Lampung menyampaikan bahwa keberadaan APSI sejak 2015 yang lalu terus melakukan penguatan-penguatan structural kedalam dan keluar dengan membangun tali silaturahmi sesama instansi terkait dan organisasi advokat lainnya demi tercapainya kebersamaan yang harmonisasi sesama penegak hukum yang ada dilampung. Hal ini disampaikan Hermawan pada saat audiensi ke Pengadilan Tinggi Agama (PTA) di Jl.basuki rahmat no. 24 Teluk Betung, Jumat (21/10/2016).

 

Hermawan bersama rekannya Ahmad Burhanudin, Satria Muda Sepulau Raya, Poppy Iriani, Jefrei dan Tekad UtamiĀ langsung disambut baik oleh ketua pengadilan tinggi agama bapak. Drs. H. Bahrussam Yunus, SH.,MH dan Sekretaris Bapak Drs. H. Arif Hidayat, SH.MH.

 

“APSI sesuai program kerja kedepan Insyallah akan menggelar Pendidikan Pelatihan Profesi Advokat (PPPA) pada 3 desember 2016 nanti yang bekerjasama dengan Fakultas Syariah IAIN Radin Intan Lampung,” ujar Hermawan.

 

Hermawan berharap para alumni fakultas syariah dan hukum umum agar dapat mengambil profesi yang terhormat ini (Officium Nobille), agar sama-sama dapat membantu masyarakat dalam penegakan hukum di provinsi Lampung,

 

Ditambahkannya, selain itu APSI secara organisasi akan memfasilitasi rekan-rekan dalam hal pemagangan dan nantinya akan didistribusikan kepengadilan-pengadilan agama untuk membantu masyarakat setelah Ujian dan Sumpah advokat oleh Pengadilan Tinggi.

 

“APSI memiliki satu badan oragnisasi bantuan hukum yakni Pusat Mediasi dan Bantuan Hukum (PUSMED BAKUM),” tandas Hermawan.

 

Pada kesempatan yang sama, Ketua PTA bapak. Drs. H. Bahrussam Yunus, SH.,M.H mengatakan bahwa tentu kedepan kita (PTA) akan berjuang bersama dalam menegakkan serta mengangkat marwah hukum islam khususnya dilampung.

 

“Apapun program APSI pasti kita dukung selama perjuangan mensyiarkan hukum islam menjadi tujuan dan bukan berarti kita akan menjadikan Negara kita menjadi Negara Islam melainkan hukum-hukum islam yang biasa dikenal masyarakat dengan sebutan syariah ini tidak hanya label saja namun pada tataran teknis dan praktis hukum tersebut diterapkan, misalnya perbankan syariah dan lembaga-lembaga ekonomi syariah yang sudah ada betul-betul menerapkan aturan tersebut,” ujarnya.

APSI harus menjadi garda terdepan dalam bantuan hukum khususnya tentang kesyariahan. “sesungguhnya APSI memiliki kesempatan luas mengambil bagian melakukan pembinaan kepada calon-calon advokat baik yang berlatar hukum syariah maupun umum yang nantinya akan terdistribusi ke pengadilan-pengadilan agama yang ada di provinsi Lampung untuk membantu masyarakat yang membutuhkan keadilan,” tutupnya (bt/red).